Tantangan
Furnitur custom tidak bisa dijual seperti furnitur pabrikan. Tidak ada produk jadi yang sama untuk semua orang: setiap pesanan berbeda ukuran, material, dan finishing, mengikuti ruang dan kebutuhan pemiliknya. Foto katalog biasa, yang bekerja untuk produk standar, justru menyesatkan di bisnis ini, karena yang difoto bukan barang yang akan diterima pelanggan, melainkan contoh dari kemungkinan yang tidak terbatas.
Akibatnya proses penjualan berjalan panjang. Pelanggan datang tanpa gambaran, bertanya dari nol, bolak-balik meminta contoh, dan baru memahami apa yang mereka inginkan setelah beberapa kali revisi percakapan. Penjual menghabiskan waktu menjelaskan hal yang sama berulang kali, dan penawaran baru bisa dibuat setelah gambaran kedua pihak akhirnya bertemu.