QA

QA & Testing

Bug ditemukan sebelum pelanggan menemukannya.

Pengujian manual dan otomatis untuk alur kritis, API, performa, dan keamanan dasar.

Mulai dari Rp 1 juta untuk paket test case awal

Estimasi
2-4 minggu
Model kerja
Proyek atau retainer
Output
Laporan dan otomasi

Cocok untuk: Tim produk yang rilis cepat dan butuh jaring pengaman agar fitur lama tidak rusak.

Ilustrasi qa & testing

Tidak semua fitur perlu diotomasi. Kami memetakan alur yang paling mahal jika rusak, lalu memprioritaskan pengujian di sana.

Setiap laporan berisi langkah reproduksi, bukti, dan tingkat dampak, supaya tim developer bisa langsung memperbaiki, bukan menebak.

Cakupan teknis

  • Test case berdasarkan risiko
  • Otomasi end-to-end dan regresi
  • Pengujian API dan beban
  • Pemeriksaan keamanan dasar

Masalah yang paling sering muncul

Kalau salah satu poin di bawah terasa familiar, biasanya ada bagian alur atau fondasi yang perlu dibenahi lebih dulu.

  • 01

    Bug ditemukan pelanggan

    Masalah lolos ke produksi karena alur penting tidak pernah diuji dengan benar.

  • 02

    Regresi setiap rilis

    Fitur lama rusak saat fitur baru masuk, dan tidak ada yang menyadarinya sampai terlambat.

  • 03

    Laporan bug sulit direproduksi

    Tanpa langkah dan bukti, developer menghabiskan waktu menebak, bukan memperbaiki.

Yang Anda dapatkan

Bukan hanya file desain atau kode yang jadi. Setiap bagian diserahkan dengan dokumentasi dan akses yang jelas.

  • Peta risiko

    Alur mana yang paling mahal jika rusak, dan mana yang cukup diuji manual.

  • Test case dan skenario

    Kasus uji yang jelas, bisa diulang, dan mudah diperbarui.

  • Otomasi end-to-end

    Alur utama berjalan otomatis di setiap rilis.

  • Pengujian API dan beban

    Pastikan sistem tetap waras saat data dan pengguna bertambah.

  • Pemeriksaan keamanan dasar

    Celah umum diperiksa sebelum produk dibuka ke publik.

  • Laporan dengan bukti

    Langkah reproduksi, rekaman, dan tingkat dampak untuk tiap temuan.

Hasil

Yang bisa Anda ukur.

Kami sepakat soal target di awal, lalu mengukur hasilnya dengan angka atau bukti yang bisa dicek, bukan klaim di presentasi.

Risk based
Pengujian difokuskan ke alur paling mahal
Regresi
Otomasi berjalan di setiap rilis
Bukti
Langkah reproduksi dan rekaman
Laporan
Ringkasan dampak untuk keputusan rilis

Angka di atas adalah target kerja yang dibahas saat discovery, bukan janji seragam untuk semua proyek.

Ilustrasi hasil qa & testing

Proses

Dari brief sampai serah terima.

Empat tahap yang sama untuk hampir semua proyek. Yang berubah hanya durasi dan kedalaman tiap tahap.

  1. 01

    Peta risiko

    Tentukan alur dan fitur yang paling berdampak bagi bisnis dan pengguna.

  2. 02

    Susun test case

    Tulis skenario yang bisa diulang, termasuk kondisi gagal dan batas data.

  3. 03

    Otomasi dan uji manual

    Otomasi alur utama, uji manual untuk kasus yang butuh penilaian manusia.

  4. 04

    Laporan dan regresi

    Serahkan laporan berisi bukti, lalu jalankan regresi di rilis berikutnya.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul.

Kalau yang Anda cari belum ada di sini, tulis saja lewat halaman kontak. Kami jawab langsung.

Tanya lewat kontak
Apakah semua fitur harus diotomasi?

Tidak. Kami prioritaskan alur yang paling mahal jika rusak. Sisanya diuji manual sesuai risiko.

Bisa menguji aplikasi mobile?

Bisa, untuk iOS dan Android, termasuk pengujian di perangkat nyata.

Apakah termasuk uji keamanan?

Kami lakukan pemeriksaan dasar. Untuk pentest mendalam, kami bekerja dengan spesialis.

Kapan sebaiknya dilibatkan?

Sejak desain alur. Semakin awal, semakin murah memperbaiki.

Apakah bisa berlangganan?

Bisa. Banyak tim memakai QA retainer agar setiap rilis punya pemeriksaan tetap.

Langkah berikutnya

Siap membahas proyek Anda?

Konsultasi pertama gratis. Kami akan bilang terus terang jika kebutuhan Anda belum mendesak atau bisa diselesaikan dengan cara yang lebih murah.