Tantangan
Kebutuhan dokumen legal tidak mengenal skala usaha. Pemilik usaha kecil berhenti di pertanyaan paling awal: dokumen apa saja yang dibutuhkan, dan mulai dari mana. Di ujung lain, perusahaan besar dan global menghadapi masalah yang sama dalam bentuk berbeda: volume dokumen yang besar, banyak pihak dan entitas yang terlibat, dan kebutuhan yang tidak bisa menunggu antrean panjang. Di semua skala, membaca peraturan dari awal untuk menemukan kewajiban dokumen bukanlah pekerjaan yang realistis.
Akibatnya bisa ditebak: legalitas ditunda sampai ada masalah. Kontrak dibuat setelah sengketa, perizinan diurus setelah ditegur, dokumen disusun reaktif ketika tenggat sudah di depan mata. Legalku dibangun untuk memotong rantai penundaan itu di semua level, dengan menurunkan hambatan paling awal, yaitu kebingungan, dan menyediakan jalur pembuatan dokumen yang bisa mengikuti skala penggunanya, dari usaha kecil hingga perusahaan global.