Tantangan
Pencari kerja Indonesia menghadapi saringan yang tidak terlihat: sistem ATS di perusahaan memilah CV secara otomatis sebelum perekrut membaca satu pun. CV yang dibuat asal menarik secara visual justru sering gagal terbaca mesin, dan lamaran gugur bukan karena pemiliknya tidak mampu, melainkan karena formatnya salah. Ironisnya, hampir tidak ada pencari kerja yang tahu saringan ini ada.
Masalah kedua adalah manajemen prosesnya sendiri. Melamar ke belasan perusahaan sekaligus berarti mengingat posisi, perusahaan, tenggat, dan status masing-masing lamaran, yang biasanya berakhir di catatan acak atau ingatan semata. Centric Seekr dibangun untuk menangani perjalanan melamar kerja ini secara utuh, dari dokumen sampai tindak lanjutnya.