Peluncuran website sering dianggap selesai ketika halaman sudah tampil. Padahal justru di titik itu kesalahan teknis mulai mengunci posisi Anda di mesin pencari.
Sebelum tombol deploy ditekan
- Satu H1 per halaman. Bukan karena aturan suci, tapi karena hierarki yang jelas membantu mesin memahami topik.
- Title dan description unik. Pola "judul halaman · nama brand" boleh, asal bukan hasil salin-tempel semua halaman.
- Semua gambar punya alt. Alt kosong sama dengan membuang peluang masuk pencarian gambar.
- Canonical benar. Terutama kalau website bisa diakses dengan dan tanpa
www. - Sitemap diuji. Buka setiap URL di sitemap; kalau ada yang 404, Google akan menandainya.
- Redirect 301 disiapkan. Daftar URL lama harus dipetakan sebelum DNS diarahkan.
- Structured data. Organization, Service, dan Breadcrumb memberi konteks yang tidak bisa disampaikan teks biasa.
- Halaman 404 yang berguna. Berisi navigasi, bukan hanya "halaman tidak ditemukan".
- Kecepatan diukur di perangkat nyata. Uji di jaringan 4G, bukan hanya WiFi kantor.
- Form diuji dari awal sampai email masuk. Form yang tampak berhasil tapi tidak mengirim apa pun adalah kegagalan senyap.
Setelah rilis
Daftarkan sitemap, periksa Coverage di Search Console, dan pantau 404 selama dua minggu pertama. Sebagian besar masalah muncul dari URL lama yang belum terpetakan.
SEO teknis bukan proyek sekali jadi. Tapi sepuluh pemeriksaan di atas mencegah kesalahan yang paling mahal: kehilangan trafik yang sudah dibangun bertahun-tahun.